Sabtu, 18 Februari 2012

JUDUL LAPORAN PENELITIAN




SISTEM INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN WEB(PHP) PADA PERPUSTAKAAN DAERAH PROVENSI NUSA TENGGARA BARAT(NTB).


KATA PENGANTER
Fuji syukur penulis panjatkan kehadapan Allah SWT karna atas berkat dan rahmatnya penulis dapat menyelesaikan Tugas Laporan Praktek Metodologi Penelitian yang di laksanakan di Perpustakaan Daerah Nusa Tenggara Barat.
Dalam pelaksanaan Tugas Laporan Praktek Metodologi Penelitian penulis melaksakan.Sehubungan denngan hal tersebut,maka pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Yuliadi.S.Kom yang telah memberikan bimbingan dan masukan dalam melaksanakn Tugas Laporan Praktek Metodologi Penelitian yang di laksanakan di Perpustakaan Daerah Nusa Tenggara Barat.
Sebagai sarat tugas akhir semester.
2.      Bapak,Ibu  asisten dosen AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA KOMPUTER MATARAM yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan. Tugas Laporan Praktek Metodologi Penelitian ini.
Mataram
Penulis



BAB I

 PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Perkembangan teknologi yang sangat pesat dewasa ini membawa dampak hampir di semua bidang kehidupan.Komputer sebagai media teknologi informasi semakin memasyarakat di brbagai kalangan.Dalam dunia usaha pengaruh dan penerapan teknologi  informasi juga sangat besar manfaatnya,komputerisasi dan system informasi yang di pergunakan telah berkembang dengan pesat dan lebih canggih, maka tidak heran jika memanfaatkan computer dalam kehidupan sekarang yang telah meluas dan memasyarakat.
Dalam lingkungan perusahaan,computer menjadi kebutuhan mutlak yang dapat memberikan keunggulan sehingga menjaji prioritas yang tinggi.Perkembangn teknologi yang demikian pesat  belum cukup bila tidak di imbangkan dengn suatu sistem  yang terkomputerisasi.Oleh karna itu hamper semua perusahaan atau semua kantor menggunakan system Control yang berbasis Computer .Perpustakaan Daerah adalah salah bentuk usaha yang bergerak dalam bidang pelayanan dan jasa dimana dalam operasional sehari-hari tidak jauh dari penggunaan computer salah satunya adalah seperti system kepegawaian da penggajian pegawai yang sedang berjalan saat ini.
Sistem kepegawaian yang sedang berjalan pada perpustakaan Daerah masih menggunakan cara manual. Untuk memudahkan dan mengakuratkan proses kepegawaian,disarankan agar perpustakaan Daerah menerapkan system informasi yang terkomputerisasi.
Oleh karna itu penulis membuat dan menyusun system ini denga tujuan membantu Perpustakaan Daerah dalam mengontro4l dan mendukung keseluruhan dan aktivitas dan kinerja sumber daya manusia dengan harapan mempermudah kantor Perpustakaan Daerah dalam memproses penggajian pegawai dengan cepat,tepat dan akurat.



1.2   Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan masalah yang di hadapi yaitu bagai mana system komputerisasi kepegawaian pada Perpustakaan Daerah Provensi Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan bahasa pemrograman Web” (PHP+HTML).

1.3   Batasan Masalah
  Dalam laporan praktek kerja lapangan ini ada beberapa batasan masalah yang dibuat , antara lain sebagai berikut :
1.      Pengambilan data hanya dilakukan di kantor POSDA (Perpustakaan Daerah) dengan mengunakan bahasa pemrograman Web” (PHP+HTML).
2.      Laporan ini hanya membahas tentang systam imformasi perpustakaan daerah NTB.

1.4   Tujuan dan Manfaat
1.4.1  Tujuan Penelitian
1  Untuk memenuhi salah satu persyaratan dari lembaga pendidikan  Diploma     3 Akademi Manajemen Informatika Komputer Mataram.
2         Untuk menganalisa dan merancang sebuah system yang mempengaruhi system informasi perputakaan daerah (NTB)
3         Untuk melengkapi persyaratan kelulusan sebagai mahasiswa di lembaga pendidikan  Diploma 3 di Akademi Manajemen Informatika Komputer Mataram(AMIKOM)
4         Untuk menerapkan teori bahasa pemrigraman Web”(PHP+HTML)  yang di dapat dari lembaga dengan pelaksanaan di lapangan berupa sebuah perancang System Informasi Perpustakaan Daerah Nusa Tenggara Barat(NTB)
5         Mengetahui dan menganalisa system data pegawai yang di gunakan pada perpustakan daerah.
6         Merancang dan menerapkan Sistem Informasi Perputakaan Daerah yang di hadapi pada perpustakaan daerah.
     h.  Sebagai bukti melaksanakan Praktek Kerja Lapangan(PKL)




6.1.1  Manfaat  Penelitian
Untuk memenuhi salah satu persyaratan dari lembaga pendidikan Diploma 3 Akademi Manajemen Informatika Komputer Mataram(AMIKOM) dan menerapkan teori yang di dapatkan di lembaga dengan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan(PKL) pendapatan tambahan pengetahuan –pengetahuan baru yang tidak dapat penulis dapatkan di bangku perkuliahan,dan mendapatkan gambaran tentang dunia kerja setelah melakukan obserpasi pada perpustakaan daerah yang penulis jadikan objek obserpasi,dan mengetahui system yang berlansung di prusahaan atau kantor tempat penulis melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL).


a.                  Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengupulan data yang dilakukan dalam penyusunan laporan ini adalah :
1.            Observasi (pengamatan)
Adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengamati  keadaan kantor atau prusahaan baik itu system yang digunakan ataupun cara kerja pegawai dan pimpinan prusahaan daerah NTB sehari-hari.
2.      Interview (wawancara)
Adalah teknik pengumpulan data dengan menggunakan komunukasi langsung dengan pimpinan prusahaan atau kantor dan pegawai perpustakaan daerah NTB yang berkompeten terhadap masalah yang dihadapi, dan hasil dari wawancara tersebut digunakan sebagai data pendukung dalam laporan ini.

b.     Studi Dokumentasi
Adalah teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan dokumen-dokumen yang diproleh dan buku yang berkenaan dengan pengamatan ini, diantaranya catatan  dari prusahaan dan organisasi dan bentuk-bentuk data absensi.
c.      Studi Kepustakaan
Adalah teknik pengumpulan data dan cara mempelajari serta mengambil data dari beberapa literature yang ada kaitannya dengan permasalahan yang akan dibahas.




BAB II
LANDASAN TEORI
Berisi teori pendukung dalam pembuatan laporan
a.  Pengertian System

Sistem pada dasarnya memiliki ruang lingkup pengertian yang sangat luas menurut  Jogi Yanto (2002:34), sistem merupakan elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mejalankan perintah-perintah yang telah terprogram atau dengan telah teraplikasi.
               Sistem pola dasarnya memiliki ruang lingkup pengertian yang sangat luas menurut Awad (1979 :4) adalah hubungan yang berlangsung diantara satuan-satuan atau komponen-komponen secara teratur.
               Seperti telah disinggung dimuka, Shedck,dan Voich membedakan atau lebih tepatnya menyatakan ada dua macam pengertian atau penggunaan sistem yang menunjuk metode
 yang lebih lengkap menunjukkan adanya tujuan-tujuan suatu sistem seperti yang di kemukakan oleh Compbell (1979:3) yang menyatakan bahwa sistem itu merupakan himpunan komponen atau bagian yang saling berkaitan yang bersama-sama berfungsi untuk mencapai suatu tujuan.
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.






BAB III
PERANCANGAN SISTEM

3.1    Sistem yang Berjalan
 





















3.2    Sistem yang Baru


 
































           

3.3  Diagram Arus Data /Data Flow Diagram (DAD/DFD)
            Data Flow Diagram merupakan flowchat dari sebuah sistem atau network yang digunakan untuk menggambarkan untu membuat model sistem dalam bentuk komponen sistem yang saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya. Adapun sistem flow diagram secara umum dari sistem informasi     data Kepegawaian pada Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai berikut
       3.3.1  Diagram contex
    Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses yang menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang bmenggambarkan seluruh input ke sistem dan output dari sistem. Ia akan memberikan gambaran tentang keseluruhan sistem.




           



























3.3.2       Diagram Levelled
           












































3.4  Struktur Database
  Desain Tampilan Program
1.      Rancangan Form









FILE                                         Data Pegawai
                                                  Data Jabatan
                                                  Data Golongan
                                                  Lihat Divisi
                                                  Cari Data

CETAK                                                Cetak Laporan

KELUAR                                 Keluar Dari Program



2.      Rancangan Form Data Pegawai


BAPPEDA PROVINSI NTB
Form Pegawai
Jln.Majapahit No.9 Mataram Telp (xxxx)
 
 
3.       

                                                                                                 


 
T




























 










Form ini digunakan untuk menginputkan data pegawai dan atribut-atribut input diantaranya sebagai berikut :
1. Nip diisi dengan no induk pegawai.
2. Nama pegawai di isi dengan nama-nama pegawai.
3. Tempat tanggal  lahir di isi dengan tempat lahir tangal       lahir pegawai.
4. Alamat di isi dengan data alamat pegawai
5. Jenis Kelamin di isi dengan data jenis kelamin.
6. Nomor telepon di isi dengan nomor telepon pegawai.
7. Pendidikan di isi dengan pendidikan terakhir pegawai.
4.     
BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI NTB
Form Jabatan
Jln.Majapahit No.9 Mataram Telp (xxxx)

 
Rancangan Form Data Jabatan





 









Form ini di gunakan untk menginputkan data jabatan dan atribut-atribut input diantaranya sebagai berikut :
1.    Kode jabatan di isi dengan kode jabatan
2.    Nama jabatan di isi dengan nama jabatan.
3.    Keterangan di isi dengan keterangan.




5.      Rancangan Form  Data Golongan


 















Form ini digunakan untuk menginputkan data golongan dan atribut-atribut input diantaranya sebagai berikut :
1.    Golongan di isi dengan data golongan.
2.    Nama golongan di isi dengan keterangan golongan




6.      Rancangan Form Data Divisi


 















Form ini digunakan untuk menginputkan data golongan dan atribut-atribut  input diantaranya sebagai berikut :
1.    Nip di isi dengan no induk pegawai.
2.    Kode jabatan diisi dengan  kode jabatan.
3.    Divisi diisi dengan divisi / bidang.
4.    Tugas diisi dengan tugas.
5.    Golongan diisi dengan golongan.
6.    Jumlah staf diisi dengan jumlah staf.


 









3.1       Rancangan Database
A.      Tabel Data Pegawai
NO
Nama Field
Tipe Field
Lebar Field
1
Nip
Number
15
2
Nama_Pegawai
Text
20
3
TTL
Text
20
4
Alamat
Text
20
5
Jenis Kelamin
Text
5
6
No. Telepon
Number
12

Table 3.1.10 Tabel Data Pegawai




B.      Table Data Jabatan
NO
Nama Field
Tipe Field
Lebar Field
1
Kd_Jabatan
Number
10
2
Nm_Jabatan
Text
15
3
Keterangan
Text
15

Table 3.1.11 Tabel Data Tugas Belajar

C.      Table Data Golongan
NO
Nama Field
Tipe Field
Lebar Field
1
Golongan
Text
10
2
Nm_Golongan
Text
10

Table 3.1.12 Tabel Data Diklat
D.      Table Divisi
No
Nama Field
Type Field
Lebar Field
1
Nip
Number
20
2
Kd_Jbtn
Text
10
3
Divisi
Text
10
4
Tugas
Text
10
5
Gol
Text
10
6
Jmlh_Staf
Number
10


3.4         Entity Relationship Diagram (ERD)

            Entity Relationship diagram merupakan jaringan yang menggunakan suatu data yang disampaikan dari system secara abstrak. ERD bertujuan untk menunjukkan objek data relationship yang ada pada objek tersebut, disamping itu model ERD ini merupakan salah satu alat untuk perencangan database.
Adapun langkah-langkah penyusunan atau pembuatan database menggunakan metode entity Relationship Diagram ini adalah ;
1.          Mengidentipikasi dan menetapkan seluruh himpunan  entity yang akan terlibat.
2.          Menentukan atribut key dari masing –masing entitasime.
3.          Mengindentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi diantara himpunan entitas yang ada beserta foreigen key-nya.
4.          Menentukan derajat  dan cardinality rasio relasi untuk setiap himpunan relasinya adalah berbentuk one to many dan one to one.
5.          Melengkapi himpunan relasi dengan atribut-atribut yang bukan kunci (non key). Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut :





 

                               One        One     

                                                                                              

                            




























3.5         Rancangan Interface
           












































BAB IV
IMPLEMENTASI PROGRAM
Berisi tentang penjelasan program

            Bahasa pemograman dalam aplikasi ini adalah Web”(HTML+PHP) merupakan salah satu bahas pemograman berorientasi objek yang mudah dipelajari. Selain menawarkan kemudahan Web”(HTML+PHP) cukup handal untuk pembuatan berbagai aplikasi database. Jika kita membuat aplikasi dengan Web”(HTML+PHP) maka kita akan mendapatkan file yang menyusun aplikasi tersebut:
1.      index.php
File ini merupakan kumpulan dari aplikasi yang kita buat 
2.      home.php
File ini merupakan file yang berfungsi untuk menyiapkan informasi tentang bentuk php maupun inferfance yang kita buat.
3.      Rancangan Form.php
4.      Dan lain-lain./dll









BAB V
PENUTUP

5.1    Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah di sampulkan oleh penulis pada bab-bab sebelumnya, maka penulis dapat menarik simpulan sebagai berikut:
1.  Sistem informasi perpustakaan daerah dengan menggunakan salah satu program computer yaitu Web”(HTML+PHP) di maksuKkan untuk mempermudah proses transaksi pemberian gaji kepada pegawai sehingga data yag diperoleh lebih cepat, tepat, akurat, dan efesien.
2. dengan adannya rancangan aplikasi system informasi perpustakaan daerah ini akan dapat memudahkan bagi petugas/ seorang programmer untuk membuat aplikasi system pengajian autosistem kepegawaian.
dengan adanya aplikasi system ini nantinya diharapkan terbentuk suatu aplikasi system pengkajian atau kepegawaian pada perpustakaan daerah propinsi Nusa Tenggara Barat secara terkomputensasi, dimana keakuratan data akan semakin terjamin.

5.2    Saran
Dari permasalahan di atas, dapat penulis sarankan pada perpustakaan Daerah Nusa Tenggara Barat agar :
1.      Menggunakan aplikasi ini sebagai system informasi atau perpustakaan Daerah  sehingga mempermudah dalam proses pemberian gaji.
Memberikan training kepada pegawai yang akan menggunakan system komputerisasi ini agar mengurangi kesalahan-kesalahan dalam pengoprasiannya.







DAFTAR PUSTAKA

A.hinadi, Abu dan Widodo Supriono, Psikologi Belajar, Jakarta, Rineka Cipta, 1991,
Cet. ke-6
Depdikbud, LTU RI N0.2 TAHUN 1989 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,
Jakarta, CV. EKO JAYA, 1989, Cet. Ke-1
Dirjen pembinaan Kelembagaan Agama Islam, Petunjuk Pelaksanaan Kurikulum/
GBPP Pendidikan Agama Islam Tahun 1994, Jakarta, Depag RI, 1994
CV. Pedoman Ilmu Jaya,1991, Cet. Ke-2





























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar